Descartes menceritakan bagaimana, karena kecewa dengan semua yang ia pelajari di sekolah, ia memutuskan untuk memulai semuanya dari nol. Ia menetapkan empat aturan sederhana untuk berpikir dengan benar, dan meragukan segalanya, hingga menemukan satu-satunya hal yang tak bisa ia ragukan: “aku berpikir, maka aku ada”.
Sebuah buku kecil yang mengubah cara orang bernalar. Hingga kini, buku ini masih membantu kita berpikir mandiri, dengan metode dan sikap kritis.
Dengan terjemahan yang selalu ada di depan mata, Anda dapat membaca teks yang menjadi tonggak pemikiran ini dalam bahasa yang sedang Anda pelajari.



















