Pada tahun 1625, d'Artagnan muda meninggalkan Gascogne menuju Paris, dengan seekor kuda yang menggelikan dan sepucuk surat untuk kapten para musketir raja. Pada hari pertama, ia menantang tiga musketir berduel, Athos, Porthos, dan Aramis, yang kemudian menjadi sahabatnya seumur hidup. Bersama-sama, mereka membela sang ratu melawan Kardinal Richelieu dan Milady yang berbahaya.
Duel, perjalanan berkuda, dan persekongkolan: inilah novel besar tentang adu pedang dan petualangan, dan salah satu kisah persahabatan terindah dalam sastra.
Penuh humor, aksi, dan dialog yang hidup, novel ini mudah dibaca dalam bahasa yang sedang Anda pelajari.



















